Yordania Ultimatum Israel Terkait pelanggaran di Masjid al-Aqsa

271

Muslimtrend.com : Yordania memperingatkan Israel terkait tindakan pelanggaran secara sengaja dengan memaksa masuk Masjid al-Aqsa dalam durasi yang lama.

Menteri Wakaf dan Urusan Islam Yordania, Abdul Nasir Abu Basal mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa negaranya menolak secara keras semua pelanggaran terhadap Masjid Al-Aqsa, yang merupakan tempat ibadah bagi umat Islam.

Abu Basal mengungkapkan bahwa Israel berusaha mengambil alih kendali Masjid al-Aqsa dengan mengubah sejarah dan statusnya.

“Setiap serangan terhadap Masjid Al-Aqsa adalah serangan terhadap semua Muslim di dunia. Sebagai Muslim kita siap untuk mengorbankan apa pun yang kita miliki yang paling berharga untuk melindungi setiap bagian dari tanah Masjid Al-Aqsa yang suci,” tutur Abu Basal.

Menteri Yordania itu menghimbau kepada semua negara-negara Arab, negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan negara-negara pecinta damai di dunia untuk mendesak Israel menghentikan serangan terhadap Gerbang al-Rahmat di Masjid al-Aqsa.

Jordan diangkat sebagai negara yang bertanggung jawab untuk urusan agama di Yerusalem sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1994 dengan Israel.

Menurut perjanjian yang ditandatangani antara Raja Abdullah dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada 2013, Yordania mendapatkan hak untuk melindungi dan menjaga Yerusalem dan beserta tempat-tempat sucinya.

Sumber : AA

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here