Utang Negara Sebesar Rp 7000 Triliun Disebut Masih Normal, Luhut Pandjaitan Sebut Angka Itu Terkecil di Dunia

110
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai, utang Indonesia yang kini sebesar Rp7000 triliun merupakan angka yang kecil.

Menurutnya, angka itu masih 41% dari PDB negara. Dia mengklaim utang RI yang terkecil di dunia.

“Ya utangnya memang Rp 7.000 triliun tapi itu masih kecil, 41% dari PDB kita. Jadi ndak ada masalah. Dan kita salah satu utang yang terkecil di dunia ini,” kata Luhut dalam Dies Natalis GAMKI ke-60 yang ditayangkan via akun Youtube GAMKI Balikpapan. Dikutip FIN.CO.ID pada Kamis 26 Mei 2022.

Luhut meminta agar peserta GAMKI tidak ikut-ikutan meributkan soal utang negara yang saat ini terus membengkak.

“Jadi saya minta saudara-saudara tolong lihat ini karena ini penting supaya kita jangan salah terbawa mengenai utanglah yang ribuan triliun,” katanya.

Dia berharap, agar bicara soal utang negara harus berdasarkan data tidak pakai perasaan. Luhut lantas menyindir sejumlah pengamat yang selalu menyoroti utang negara.

“Banyak pengamat-pengamat itu asal ngomong aja, ngomong nggak dia lihat sumber datanya bener nggak,” kata Luhut.

Dia pun membeberkan sejumlah indikator ekonomi tanah air pun kian membaik pascapandemi Covid-19.

Misalnya tingkat pengangguran hingga capaian dari realisasi investasi Indonesia.

Jadi ini data. Jadi saya kira kalau nanti teman-teman GAMKI, orang tanya banyak pengamat-pengamat asal bunyi asal nyinyir itu suruh lihatin aja data ini. Nah dia bisa berdiskusi. Makanya saya suka kadang-kadang suka nantang datang ke mari, bawa angkamu, datamu, kita lihat siapa yang benar,” katanya.

Utang pemerintah Indonesia diketahui tembus Rp 7.000 triliun per akhir Februari 2022. Dikutip dari APBN Kita, data per 28 Februari menyebut utang negara tercatat sebesar Rp 7.014,58 T. (fin/fajar)

Sumber berita / artikel asli : FAJAR

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here