Sri Mulyani: Rupiah Bisa Merosot ke Level Rp 20.000 per-Dolar AS dalam Skenario Terburuk

649

Muslimtrend.com : Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperingatkan nilai tukar Rupiah bisa merosot ke level Rp. 20.000 per-Dolar AS apabila terjadi krisis ekonomi jika wabah COVID-19 terus berkepanjangan.

“Ini adalah skenario terburuk. Kami akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal ini terjadi,” kata Sri Mulyani, seperti dilansir dari The Jakarta Post, Rabu, (1/4/2020).

Proyeksi ini merupakan bagian dari skenario asumsi makroekonomi dan patokan bagi Pemerintah agar skenario terburuk itu tidak benar-benar terjadi di tengah wabah COVID-19.

Pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk dari kontraksi ekonomi sebesar 0,4 persen jika pandemi terus ada. “Skenario baseline adalah bahwa ekonomi Indonesia hanya tumbuh sebesar 2,3 persen tahun ini, yang terendah dalam 21 tahun terakhir,” tambah Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengakui bahwa wabah COVID-19 telah mengganggu aktivitas rumah tangga, menghambat penjualan dan pendapatan perusahaan dan telah menekan bisnis mikro, kecil dan menengah.

Beberapa pekan terakhir, Rupiah terus memiliki kinerja terburuk di Asia. Saat ini Rupiah diperdagangkan pada level Rp 16.450 per dolar AS. Level ini telah terdepresiasi sekitar 15 persen sejak akhir Desember tahun lalu. Rupiah diprediksi akan menyentuh Rp 17.500 hingga Rp 20.000 per dolar AS yang merupakan rekor terendah selama krisis keuangan 1998. (DH/MTD)

Sumber : The Jakarta Post | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here