Positivity Rate Sumbar Naik, Dr. Andani: Banyak yang Tidak Patuh Prokes

139

Muslimtrend.com : Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Dr. dr Andani Eka Putra menyoroti tingginya positivity rate Covid-19 di Sumatra Barat. Hal itu dikarenakan banyak yang tidak patuh terhadap Protokol Kesehatan (Prokes).

Upaya testing, tracing dan tingkat kepatuhan masyarakat menurut Andani, terbilang rendah, akibatnya positivity rate Sumbar mencapai angka 29,63 persen.

“Karena pengendalian kita tidak bagus, testing turun, tracing turun, isoman banyak, masyarakat tidak patuh,” katanya di Auditorium Gubernuran Sumbar pada Rabu (7/7/2021), seperti dikutip dari Unand.ac.id.

Contohnya saat ini banyak masyarakat yang mengadakan pesta baralek (hajatan pernikahan), namun tidak melaksanakan prokes seperti tidak membawa pulang makanan, tidak memakai masker, tidak menjaga jarak.

Dr. Andani yang juga Tenaga Ahli Menteri Kesehatan RI juga menyebutkan bahwa jumlah tracing menurun yang berakibat pada menurunnya jumlah testing. Idealnya menurut dia, testing rate adalah diangka 6-8 orang.

“Sementara yang dilakukan di Sumbar hanya 2-3 orang. Selain itu, kontak tracing di Sumbar idealnya adalah 10-15. Sedangkan di Sumbar hanya 3-4 orang. Ini masih jauh dari idealnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Andani mengatakan 70 persen kasus aktif penanganannya dengan isolasi mandiri, harusnya isolasi mandiri hanya 20 persen dari total keseluruhan kasus.

Sumber : Unand.ac.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here