Pesan Turki kepada China : Jangan Beri Label Teroris Terhadap Muslim Uighur

213

Muslimtrend.com : Pemerintah Turki memberi peringatan kepada Pemerintah China untuk tidak memberi label “teroris” terhadap etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada acara Munich Security Conference di Jerman.

“Apakah itu Turki, Turki Uighur, Cina Han, Buddha, atau Kristen tidak dibenarkan memanggil etnis Uighur sebagai teroris hanya karena satu atau dua teroris berasal dari mereka,” kata Mevlut Cavusoglu, seperti dilansir dari Japan Times, Selasa, (18/2/2020).

Menlu Turki mengkritik sikap skeptis dari Beijing atas hubungan antara Turki dengan Uighur dan menerangkan bahwa mereka memiliki ikatan etnis, agama, budaya dan sejarah.

“Turki Uighur adalah warga negara Tiongkok sehingga harapan kami adalah agar warga Uighur mendapatkan semua hak mereka sebagai warga negara kelas satu. Ini adalah harapan kami,” ungkap Cavusoglu.

Cavusoglu juga mengatakan bahwa Ankara tidak ingin menggunakan masalah ini sebagai alat politik untuk melawan Beijing seperti negara-negara lain, namun Cavusoglu tidak menyebutkan nama negara yang dimaksud.

Pesepakbola terkenal Mesut Ozil, gelandang Arsenal asal Turki mendapat sorotan dari Beijing pada Desember lalu setelah ia mengutuk tindakan keras Cina di akun media sosialnya. (DH/MTD)

Sumber : Japan Times | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here