Moslemtoday.com : Bentrokan sengit meletus di desa al-Issawiya Yerusalem pada Selasa malam setelah pasukan Israel turun dengan kuat dalam sebuah aksi damai yang dilakukan sebagai tanggapan atas pelanggaran Israel di sekitar Masjid al-Aqsa suci.

Polisi Israel melarang tiga wanita Palestina yang tinggal di wilayah tersebut untuk memasuki Masjid al-Aqsa selama 15 hari, memicu ketegangan yang membara.

Pengacara Bakr Jabareen mengatakan larangan itu dikeluarkan atas tuduhan melanggar keselamatan publik. Ketiga wanita itu telah ditahan selama berjam-jam di pusat penahanan Qishleh.

Diidentifikasi sebagai Samah Mahamid, Islam Munasra, dan Raja Abdul Rahman Da’our, ketiga wanita itu ditangkap pada Selasa siang dalam perjalanan keluar dari Gerbang al-Asbat mengikuti sholat siang di Masjid Al-Aqsa.

Lusinan demonstran Palestina terluka dan belasan lainnya ditangkap dalam serangan Israel terhadap main hakim sendiri, yang diadakan untuk mengecam agresi Israel di Yerusalem yang diduduki.

Sumber : Palinfo | Redaktur : Aris Abadi
Copyright © 1440 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here