Malaysia Perkenalkan Aturan Ketat Larangan E-rokok, Vape dan Rokok Tembakau

136

Muslimtrend.com : Malaysia berencana perkenalkan peraturan ketat tentang penjualan dan penggunaan rokok elektronik dan vape, pejabat kesehatan mengatakan pada hari Selasa, ketika negara-negara di seluruh dunia bergerak untuk melarang perangkat yang dikaitkan dengan kematian dan kecanduan remaja.

India yang memiliki populasi perokok dewasa terbesar kedua di dunia, melarang penjualan e-rokok bulan lalu karena peringatan akan “epidemi” vaping di kalangan anak muda. Pejabat kesehatan masyarakat di AS merekomendasikan agar tidak menggunakan e-rokok setelah laporan 12 kematian dan 805 kasus penyakit yang terkait dengan penggunaan e-rokok.

Malaysia ingin menggabungkan e-rokok dan vape serta bersama dengan produk tembakau di bawah undang-undang tersendiri yang akan melarang promosi dan iklan serta penggunaan di tempat umum dan digunakan oleh anak di bawah umur, kata kementerian kesehatan.

“Semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa vape dan rokok elektronik masih berbahaya bagi kesehatan manusia. Selain itu rokok elektrik belum terbukti ampuh agar seseorang berhenti dalam merokok.

Diperkirakan 5 juta orang Malaysia berusia 15 dan diatasnya adalah perokok dari total populasi sekitar 32 juta, menurut survei kesehatan dan morbiditas nasional terbaru oleh kementerian kesehatan pada 2015.

“Kami sangat berharap bahwa UU yang baru dapat diajukan ke parlemen tahun depan,” kata kementerian tersebut.

Sumber : Al Arabiya

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here