Liga Arab Kecam Campur Tangan Turki di Dunia Arab

238

Muslimtrend.com : Liga Arab mengecam campur tangan Turki di Dunia Arab. Liga Arab menyebut intervensi Turki mengingatkan mereka pada perilaku agresif Iran di kawasan tersebut. Liga Arab mengatakan Turki dan Iran sama-sama tidak menghormati kedaulatan negara-negara tetangganya.

“Campur tangan Turki dan Iran dalam urusan Arab harus dihentikan. Mereka tidak menghormati kedaulatan dan prinsip-prinsip bertetangga yang baik. Mereka terus menyalakan api perselisihan dan permusuhan di dunia Arab,” kata Hossam Zaki, Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab, seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu, (17/6/2020).

Keterlibatan Turki di dunia Arab dapat dilihat di Suriah, Irak dan yang terbaru dalam Konflik di Libya. “Campur tangan Turki di Libya, Suriah dan Irak tidak dapat diterima dan dikutuk oleh orang Arab,” tambah Hossam Zaki.

Hossam Zaki menambahkan bahwa Turki berdalih di balik perjanjiannya dengan Pemerintah Rekonsiliasi Libya untuk mencapai kepentingan ekonomi, politik dan militer di kawasan tersebut. Teheran dan Ankara selalu menggunakan konflik untuk mencapai kepentingannya.

Sementara itu, Turki dalam pernyataannya mengatakan bahwa operasi militer Turki di Libya adalah atas permintaan Pemerintahan Rekonsiliasi Libya (GNA/Government National Accord) melawan Pasukan Tentara Nasional Libya (LNA/Libyan National Army) yang dipimpin Jenderal Khalifa Haftar yang didukung Arab. Keterlibatan pasukan asing di Libya semakin memperkeruh perang saudara di negara tersebut.

Sehari sebelumnya, Ahmed Aboul Gheit, Sekretaris Jenderal Liga Arab juga mengutuk operasi militer yang diluncurkan oleh Turki di wilayah Irak utara untuk menumpas milisi Kurdi (PKK). “Intervensi militer Turki merupakan serangan terhadap kedaulatan Irak, dan berlangsung tanpa koordinasi dengan pemerintahan di Baghdad yang mencerminkan Ankara telah meremehkan hukum internasional,” ungkap Aboul Gheit. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya, Arab League | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here