Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat Usai Mendengar Respons Nadiem

4750

Muslimtrend.com : Polemik isu soal aturan jilbab di SMKN 2 Padang yang viral di media sosial terus bergulir hingga akhirnya sampai ke telinga pemerintah pusat. Mendikbud Nadiem Makarim menilai polemik itu sebagai bentuk tindakan intoleransi dan pihak terkait harus diberi sanksi tegas.

Menanggapi respons tersebut, Kepala Sekolah SMKN 2 Padang, Rusmadi mengatakan siap menerima sanksi bila ada temuan pelanggaran terkait pro dan kontra memakai jilbab di sekolahnya. Rusmadi mempersilakan pihak Kemendikbud meninjau persoalan langsung ke lapangan untuk mencari tahu fakta yang terjadi.

“Kalau saya salah, saya siap dipecat. Tapi, pemerintah silakan lihat ke lapangan dulu. Apa yang sudah kami lakukan,” kata Rusmadi di kantornya, seperti dilansir dari Republika.co.id, Senin (25/1/2021).

Rusmadi menjelaskan, sejak awal, dirinya sudah mengingatkan seluruh guru dan pegawai agar tidak memaksakan pakaian berjilbab terhadap pelajar non-Muslim. Ia tidak menyangka, ada salah interpretasi dari pernyataan salah seorang wakil kepala sekolah yang menjadi viral.

Rusmadi mengatakan, pernyataan wakil kepala sekolah adalah mengenai kewajiban mematuhi aturan sekolah. Bukan aturan mewajibkan siswi non-Muslim mengenakan pakaian berjilbab.

“Pernyataan guru di video, wakil kepala sekolah meminta wajib mematuhi aturan sekolah, bukan wajib memakai jilbab,” ujar Rusmadi.

Sumber : Republika.co.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here