Muslimtrend.com : Kementerian Dalam Negeri menggambarkan keberhasilan haji yang gemilang dengan kondisi para jamaah haji yang bergerak dengan lancar antara Mekah dan tempat-tempat suci. 

Juru bicara kementerian, Mayjen. Mansour Al-Turki, mengatakan pengaturan keamanan untuk para jemaah itu sempurna dan tidak ada laporan insiden yang tidak diinginkan ketika mereka turun dari Arafaf menuju ke Muzdalifa dan kembali lagi ke Mina tempat peristirahatan satu atau dua hari.

Para jemaah pada hari Senin memulai hari pertama Tashriq. Mereka terus melemparkan jumroh, menyembelih hewan kurban mereka dan melakukan Tawaf Al-Ifadah di Masjidil Haram.

“Pergerakan para jemaah berjalan dengan sangat lancar sesuai dengan target keamanan yang mencakup pemantauan gerakan mereka dengan kamera digital dan dari udara dengan pesawat,” katanya. 

Juru bicara keamanan umum di Haji, Brig. Sami Al-Shuwairikh, mengatakan sebanyak 288 kantor haji palsu ditemukan dan pemiliknya akan diserahkan kepada Jaksa Agung sebelum dikirim ke pengadilan. 

Dia mengatakan 40.352 orang tanpa izin haji dikirim kembali dan 244.485 mobil juga dikembalikan dari pos pemeriksaan karena mereka tidak memiliki izin untuk masuk ke tempat suci. 

Juru bicara itu mengatakan total 7.027 ekspatriat ditemukan melanggar peraturan haji. Dia menambahkan bahwa 130 orang, yang ditemukan telah menyediakan transportasi bagi para peziarah ilegal dan akan dihukum sesuai aturan. 

Dia mengatakan 533.006 orang di Ihrams, mereka dikirim kembali dari Mekah dan dicegah memasuki tempat suci untuk melakukan haji. 

Juru Bicara Kepresidenan Keamanan Negara Mayjen. Bassam Attiyah mengatakan 50 tahanan di penjara intelijen dimungkinkan untuk melakukan ibadah haji bersama keluarga mereka. 

“Para tahanan memiliki hak untuk melakukan haji di bawah aturan dan peraturan Syariah,” tambahnya. 

Hatim Qadhi, juru bicara Kementerian Haji dan Umrah mengatakan sebanyak 15.000 jemaah yang tersesat, termasuk 3.700 di Mina, dipandu ke tempat akomodasi mereka.

Dia mengatakan mayoritas jamaah haji yang tersesat berada di Arafah, termasuk empat anak. Dia menjelaskan bahwa para jemaah meninggalkan tenda mereka untuk pergi ke Jabal Al-Rahma tetapi tidak dapat kembali ke tenda masing-masing. 

Juru Bicara Lieut.Col Pertahanan Sipil. Mohammed Al-Hammadi mengatakan tidak ada kematian ataupun cedera yang disebabkan oleh hujan di kota Mekah. 

Dia mengatakan beberapa jemaah diselamatkan dengan pesawat. “Namun, ini sangat sedikit kasusnya,” tambahnya. 

Mohammed Al-Abdulaal, juru bicara Kementerian Kesehatan, mengatakan tidak ada kasus epidemi sejauh ini di antara para jemaah.

“Selama musim haji, kami menyediakan layanan kuratif untuk 368.410 jemaah termasuk 29 operasi jantung terbuka dan 1.949 dialisis ginjal,” katanya. 

Abdulaal mengatakan sebanyak 2.932 jemaah harus di istirahatkan di rumah sakit.

Sumber : Saudigazette

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here