Kemenag : CPNS Terpapar Paham Radikalisme Tak Lolos Seleksi

211

Muslimtrend.com : Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di sejumlah kementerian dan instansi pemerintah resmi dibuka hari ini, Senin, 11 November 2019. Kementerian Agama menjadi salah satu kementerian dengan lowongan paling banyak, yakni mencapai 5.815 formasi.

Pemerintah akan memberlakukan seleksi ketat kepada CPNS. Para pelamar yang terpapar paham radikalisme tidak akan lolos seleksi. Hal itu sesuai dengan aturan yang ada.

“Sudah ada aturannya. Jadi ada wawancara dari panitia untuk memastikan bahwa mereka yang berpotensi, apalagi yang sudah terpapar radikalisme ingin mengganti dasar negara kita dan seterusnya pasti tidak lulus,” kata Direktur Pendidikan Islam kementerian Agama, Kamaruddin Amin di Jakarta, seperti dilansir dari VIVA.co.id, Senin, (11/11/2019).

Kamaruddin menjelaskan bahwa dalam aturan itu, pengetatan terhadap CPNS dilakukan mulai proses seleksi administrasi berkas. Kemudian, dikonfirmasi lewat proses wawancara. Para pelamar akan ditanya masalah kebangsaan. Misalnya, soal dasar negara Pancasila. Jika tidak setuju atau ragu, otomatis tidak akan lulus tes.

“Anda setuju enggak dengan Pancasila? Misalnya. Kalau ragu atau tidak setuju, ya sudah pasti enggak lulus. Enggak bisa dong, masa aparatur sipil negara tidak mendukung konstitusi kita,” ungkap Kamaruddin.

Panitia Kementerian Agama juga akan mencari informasi secara maksimal, misalnya lewat penelusuran terhadap curriculum vitae para pelamar CPNS, terutama yang dicurigai. Hal itu bertujuan untuk benar-benar mengetahui apakah orang itu terpapar radikalisme atau tidak.

“Apalagi ada indikasi-indikasi misalnya untuk dipastikan. Diupayakan semaksimal mungkin dengan sistem yang sudah dibuat panitia agar tidak kecolongan,” ujar Kamaruddin.

Sumber : VIVA.co.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here