Facebook Menghapus Akun Palsu di Empat Negara

301

Muslimtrend.com : Facebook Inc ( FB.O ) mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 1.800 akun dan halaman dari Thailand, Rusia, Ukraina dan Honduras, hal ini merupakan langkah terbaru untuk melawan propaganda politik yang menipu dan penyalahgunaan layanan lainnya.

Di empat negara tersebut, total 294 akun, 1.509 halaman, dan 32 grup dihapus karena perilaku tidak otentik yang terkoordinasi, tidak sesuai dengan prosedur perusahaan.

Mereka memiliki pengikut kolektif lebih dari 274.000.

Perusahaan telah menindak akun-akun semacam itu secara global setelah mendapat kecaman dari pemerintah dan kelompok-kelompok hak asasi manusia di seluruh dunia karena tidak mengembangkan alat dengan cukup cepat untuk memerangi konten ekstremis dan operasi propaganda.

“Kami tidak melihat hubungan di antara mereka, tetapi mereka semua menggunakan jaringan akun palsu untuk menyesatkan orang tentang siapa mereka dan apa yang mereka lakukan,” Nathaniel Gleicher, Kepala Kebijakan Keamanan Siber, mengatakan kepada Reuters dalam briefing telepon.

Facebook mengambil tindakan berdasarkan perilaku menipu dan bukan sifat konten yang diposting, kata Gleicher.

Akun yang dihapus di Thailand menggunakan “persona fiktif” untuk mempromosikan narasi tentang politik Thailand, hubungan AS-Cina, protes di Hong Kong, dan kritik terhadap aktivis demokrasi di Thailand, kata Gleicher.

“Kami dapat menentukan dengn tepat bahwa beberapa kegiatan jaringan ini terkait dengan seorang individu yang berbasis di Thailand terkait dengan New Eastern Outlook, jurnal yang didanai pemerintah Rusia yang berbasis di Moskow,” kata Gleicher.

Akun-akun dan halaman-halaman dari Rusia dan wilayah Ukraina yang membahas politik Ukraina serta mengkritik pemerintah Ukraina, menggunakan akun-akun palsu yang menyamar sebagai jurnalis atau perwira militer, disebar menjelang pemilihan umum di Ukraina minggu lalu.

Di Honduras, Facebook mengatakan telah menghapus akun palsu dan halaman yang memposting konten positif tentang presiden negara itu, menambahkan bahwa beberapa kegiatan terkait dengan orang-orang yang menjalankan media sosial untuk pemerintah Honduras.

Facebook mengatakan telah meningkatkan langkah investigasi ke akun palsu dan mengkoordinasikan perilaku yang tidak autentik.

Facebook mengatakan telah melakukan banyak penghapusan akun sejauh ini secara global pada tahun 2019, jauh lebih baik dari tahun 2018.

Sumber : Reuters | Redaktur : Syaugi

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here