Erdogan : Tidak ada toleransi untuk AS yang menunda zona aman Suriah

180

Muslimtrend.com : Turki tidak akan mengizinkan Amerika Serikat menunda rencananya untuk mendirikan “zona aman” di timur laut Suriah, Presiden  Recep Tayyip Erdogan , mengatakan bersikeras kesepakatan yang dicapai dengan Washington masih merupakan langkah yang tepat untuk diambil.

Erdogan dikutip dalam laporan CNN Turk yang diterbitkan pada hari Kamis mengatakan bahwa Ankara tidak akan menerima rencana tersebut, membandingkannya dengan kesepakatan sebelumnya dengan Washington untuk memindahkan para pejuang YPG Kurdi dari kota Manbij di Suriah utara, yang dimiliki Turki. menuduh AS menunda.

“Kami tidak akan mentolerir penundaan seperti yang kami lihat di Manbij. Prosesnya harus maju dengan cepat,” kata Erdogan.

Dalam sebuah pernyataan, direktorat komunikasi kepresidenan Turki juga mengatakan bahwa Erdogan berbicara kepada Presiden AS Donald Trump Kamis pagi tentang perkembangan terakhir di provinsi Idlib Suriah.

Ankara mengungkapkan akhir pekan lalu bahwa pusat operasi gabungan untuk zona yang diusulkan di sepanjang perbatasan timur laut Suriah sekarang beroperasi penuh.

Washington dan Ankara telah berselisih mengenai rencana untuk kawasan itu, di mana milisi Kurdi YPG membentuk bagian utama dari pasukan yang didukung AS memerangi Negara Islam Irak dan Levant ( ISIL , juga dikenal sebagai ISIS).

Turki menganggap YPG sebagai organisasi “teroris”.

“Perjanjian yang telah kami capai dengan AS adalah langkah yang tepat untuk membangun zona aman dan memindahkan YPG dari timur Sungai Eufrat (sungai),” kata Erdogan kepada wartawan dalam perjalanan kembali dari pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

Zona aman diusulkan tahun lalu oleh Trump, yang telah mengumumkan rencana untuk menarik pasukan khusus AS dari Suriah utara, tetapi kemudian menunda rencana untuk memastikan sekutu Kurdi Washington akan dilindungi.

Erdogan mengatakan minggu ini pasukan darat Turki akan memasuki zona aman yang direncanakan “segera”, setelah memperingatkan sebelumnya bahwa Turki akan melakukan serangan lintas-perbatasan sendiri untuk membersihkan milisi YPG dari perbatasannya jika diperlukan.

“Semua personel, pengangkut lapis baja, semua ada di perbatasan. Artinya, kami berada dalam posisi untuk melakukan segalanya setiap saat,” kata Erdogan.

Sumber : Aljazeera

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here