Banjir Bandang di Sudan, 100 Orang Tewas, Ratusan Ribu Rumah Tenggelam

102

Muslimtrend.com : Banjir dan hujan lebat yang melanda Sudan dalam beberapa hari terakhir telah mengakibatkan 100 orang lebih meninggal dunia dan menenggelamkan 100.000 rumah yang menyebabkan 500.000 orang mengungsi.

Sudan yang saat ini juga tengah ditimpa berbagai banyak permasalahan baik sosial, ekonomi maupun politik, menetapkan status darurat nasional selama tiga bulan.

Menurut banyak warga seperti Amna Ahmed, hujan lebat dan banjir bukan hal yang baru di Sudan. Amna Ahmed mengatakan bahwa rakyat Sudan biasanya sudah siap untuk menghadapi musim hujan, yang berlangsung dari Juni hingga Oktober. Namun banjir kali ini merupakan bencana alam terbesar dalam sejarah negara itu.

“Kami kehilangan segalanya. Kami kehilangan rumah, perabotan, pakaian dan bahkan kami hampir kehilangan nyawa kami,” ungkap Amna Ahmed, seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis, (10/9/2020).

Berdasarkan penuturannya, ketinggian air sungai Nil meningkat drastis selama beberapa hari yang lalu. Sejak itu, air sungai Nil meluap dan menghancurkan semuanya dari rumah hingga pohon dan kendaraan.

Pihak Otoritas Sudan mengatakan bahwa Sudan masih akan diguyur hujan beberapa hari lagi dan ketinggian air sungai Nil meningkat ke rekor tertinggi yaitu 17,85 meter. Para peneliti mengklaim bahwa perubahan iklim adalah penyebab utama masalah ini. (LBS/MTD)

Sumber : Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here