8.000 Anggota Jamaah Tabligh Tetap Gelar Ijtimak di Gowa, Sulawesi Selatan

220

Muslimtrend.com : Sekitar 8.000 anggota Jamaah Tabligh tetap menggelar Ijtimak di Gowa, Sulawesi Selatan, yang akan berlangsung pada 19-22 Maret 2020, meskipun ada kekhawatiran bahwa pertemuan tersebut dapat memicu penyebaran virus corona setelah pertemuan serupa di Malaysia menyebabkan lebih dari 500 orang terinfeksi.

Ketika ditanyakan kepada penyelenggara akan resiko penyebaran virus corona. Salah satu penyelenggara, Mustari Bahranuddin mengatakan mereka tidak takut.

“Kami lebih takut kepada Tuhan. Karena semua orang manusia takut pada penyakit, kematian. Ada sesuatu yang lebih penting, yaitu jiwa kita. Tujuan kami hanya satu, Allah” kata Mustari Bahranuddin, seperti dilansir dari The Star, Rabu, (18/3/2020).

Ijtimak Tabligh di Gowa tersebut mengangkat tema : Kenikmatan hidup di dunia ini hanya sedikit, dibandingkan dengan kehidupan setelah kematian. Akun media sosial yang digunakan untuk mempromosikan acara tersebut, menampilkan foto seorang ulama Tabligh India terkemuka, Sheikh Maulana Ibrahim Dewla yang telah berangkat ke Indonesia pada hari Selasa kemarin.

Arifuddin Saeni, seorang pejabat daerah di Gowa mengatakan bahwa Pihak Panitia telah menolak permintaan resmi dari Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menunda pertemuan tersebut. Pemerintah Kabupaten Gowa mengatakan telah membatalkan izin rekomendasi kegiatan tersebut.

Sementara itu, Penyelenggara mengatakan bahwa para jamaah sudah berdatangan dari berbagai negara.

Diperkirakan sudah 8.695 orang telah berkumpul di Gowa. Dengan jumlah ini akan membuat sulit untuk menghentikan pertemuan. Para jamaah terus berdatangan, ada orang-orang dari Thailand, Arab, India, dan Filipina. (DH/MTD)

Sumber : The Star | Redaktur : Hermanto Deli

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here